<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mekartitikaquars's Blog</title>
	<atom:link href="http://mekartitikaquars.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2009 05:49:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mekartitikaquars.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mekartitikaquars's Blog</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mekartitikaquars.wordpress.com/osd.xml" title="Mekartitikaquars&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mekartitikaquars.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>islam di minang</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2009/02/11/islam-di-minang/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2009/02/11/islam-di-minang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 05:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2009/02/11/islam-di-minang/</guid>
		<description><![CDATA[urangawak * * * Cari [Urangawak] Kenapa aliran Syiah kok &#8220;tidak laku&#8221; di Indonesia? radityo djadjoeri Tue, 31 Oct 2006 17:45:18 -0800 Beberapa tahun lalu, di layar televisi kita menyaksikan sosok lelaki tua berjanggut putih. Dialah Ayatullah Khomeini asal Iran yang kembali ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun mukim di Paris, Prancis. Sebelumnya, pada 3 Desember [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=48&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>urangawak  </p>
<p>    *<br />
    *<br />
    * Cari</p>
<p>[Urangawak] Kenapa aliran Syiah kok &#8220;tidak laku&#8221; di Indonesia?</p>
<p>radityo djadjoeri<br />
Tue, 31 Oct 2006 17:45:18 -0800</p>
<p>Beberapa tahun lalu, di layar televisi kita menyaksikan sosok lelaki tua<br />
berjanggut putih. Dialah Ayatullah Khomeini asal Iran yang kembali ke<br />
kampung halamannya setelah bertahun-tahun mukim di Paris, Prancis.<br />
Sebelumnya, pada 3 Desember 1978, UUD Republik Islam Iran diresmikan.<br />
Pada 14 Januari 1979, Shah Iran membentuk Dewan Kerajaan. Namun Imam Khomeini<br />
yang saat itu tengah berada dalam pengasingannya di Paris, mengumumkan<br />
pemerintahan baru revolusioner akan segera dibentuk. Maka bubarlah<br />
Dewan Kerajaan tersebut. Shah Iran Pahlevi yang menjadi boneka Amerika Serikat<br />
akhirnya turun tahta. Sistem despotik pun tergulung tanpa sisa.<br />
Kemudian pada 1980 terjadi perang perbatasan antara Iran dan Irak yang<br />
kini didukung oleh AS. </p>
<p>  Di layar kaca pula kita bisa menyaksikan surban kepala yang dikenakan<br />
para pemuka agama Islam aliran Syi&#8217;ah &#8211; sekilas mirip &#8216;ubel-ubel&#8217; yang<br />
dikenakan Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol. Kini dibincangkan<br />
nama kelompok Hizbullah di Lebanon dan Ahmadinejad. Mereka semua adalah<br />
Syi&#8217;ah. Nah, dari berbagai berita yang menyorot konflik di Timur Tengah itu<br />
paling tidak kita jadi tahu perbedaan antara kaum Syi&#8217;ah dan Sunni. </p>
<p>Kini yang menjadi pertanyaan, kenapa aliran Syiah (Shia) kok &#8220;kurang laku&#8221;<br />
di Indonesia? Apa sebabnya? Kenapa yang berkembang luas hanya aliran<br />
Sunah (Sunni) saja? Kok bisa begitu? Bagaimana sejarahnya?</p>
<p>  Jawabanya: Aliran Syi&#8217;ah yang sebenarnya pertama kali masuk ke wilayah<br />
Nusantara ternyata kalah bersaing dengan aliran-aliran lainnya. Islam dalam<br />
sejarahnya di Indonesia, antara satu aliran dengan aliran lainnya<br />
saling bersaing secara tak sehat untuk menjadi yang paling benar ajarannya<br />
dan paling dominan kekuasaannya. Untuk menekan kelompok lainnya dihalalkan<br />
dengan melalui jalan kekerasan, teror, dengan dengan saling bunuh-bunuhan.<br />
Tak heran kalau muncul tudingan dari satu aliran ke aliran lain: kelompok ini<br />
&#8220;sudah islam tapi kurang islami&#8221;, kelompok itu sesat, kelompok anu harus<br />
mengganti nama &#8211; jangan bawa panji-panji Islam (seperti baru saja dialami<br />
Ahmadiyah) &#8211;  dan lain sebagainya. Atas nama aliran yang mereka percayai,<br />
mereka boleh berbuat apa saja,<br />
tak peduli bahwa langkah itu justru merugikan citra Islam secara<br />
keseluruhan. </p>
<p>  Islam diperkirakan mulai merembes ke wilayah Asia Tenggara mulai abad<br />
ke-12, namun hanya terbatas di beberapa wilayah tertentu saja. Hindu, Budha<br />
masih kuat. Aliran yang mulai punya pengikut adalah aliran Syiah, Syafi&#8217;i<br />
dan Hanafi. Aliran agama Islam berdasarkan fiqh itu biasa disebut dengan<br />
istilah madzhab. </p>
<p>  Syi&#8217;ah vs Syafi&#8217;i di Aceh</p>
<p>  Aliran Syi&#8217;ah &#8211; artinya &#8220;partai&#8221; atau &#8220;golongan&#8221; &#8211; dibawa oleh para<br />
pendakwah yang mengikuti perjalanan saudagar Gujarat, Persi, dan Arab.<br />
Kala itu aliran Syi&#8217;ah memang berkembang di Persia dan Hindustan. Pertama<br />
kali memasuki Perlak dan Samudera Pasai (kini Aceh) atas dukungan<br />
penuh dari dinasti Fathimiah di Mesir. Tentara dari dinasti itu juga<br />
ikut mengawal kapal-kapal dagang. </p>
<p>  Semenjak dinasti Fatimiah rontok pada 1268, terputuslah<br />
hubungan antara kaum Syi&#8217;ah di pantai timur Sumatra dan kaum Syi&#8217;ah di Mesir.<br />
Pada 1284, timbullah dinasti baru di Mesir berjuluk Mamaluk yang beraliran<br />
Syafi&#8217;i.<br />
Dinasti Mamaluk mengirimkan pasukan yang dipimpin Syaikh Ismail ke pantai<br />
timur Sumatra untuk memusnahkan aliran Syi&#8217;ah setempat. Target utamanya<br />
adalah untuk melenyapkan pengikut Syi&#8217;ah di kesultanan Perlak dan Pasai.<br />
Syaikh Ismail berhasil membujuk Marah Silu yang Syi&#8217;ah untuk menyeberang<br />
ke aliran Syafi&#8217;i. Dua pengikut Marah Silu, Seri Kaya dan Bawa Kaya, ikut<br />
memeluk aliran Syafi&#8217;i. Mereka lalu berganti nama menjadi Sidi Ali Chiatuddin<br />
dan Sidi<br />
Ali Hasanuddin. </p>
<p>  Sebagai catatan, aliran Syafi&#8217;i dirintis oleh Muhammad ibn Idris as-Sayfi&#8217;i,<br />
lahir pada<br />
tahun 767. Syafi&#8217;i mengajarkan alirannya di Baghdad, kemudian di Mesir.<br />
Dinasti Mamaluk menobatkan Marah Silu menjadi sultan pertama kesultanan<br />
Samudera dengan gelar Malikul Saleh. Selama sultan berkuasa, pengikut Syi&#8217;ah<br />
ditindas. </p>
<p>Atas dukungan armada Syaikh Ismail, Marah Silu berhasil menggempur dan<br />
menguasai kesultanan Pasai. Sepeninggal sultan Malikul Saleh, pada 1295 aliran<br />
Syi&#8217;ah mendapat angin baru di kesultanan Aru/Barumun, yang dipimpin oleh Malikul<br />
Mansur, putra Malikul Saleh. </p>
<p>  Catatan: Marah Silu sebelumnya penganut Hindu. Lalu diislamkan oleh Syi&#8217;ah,<br />
kemudian berhasil dibujuk oleh Dinasti Mamaluk untuk mengikuti aliran<br />
Syafi&#8217;i.</p>
<p>  Di antara para penganjur aliran Syi&#8217;ah yang utama di pantai timur Sumatra<br />
ialah darwis dan penyair Hamzah Fansuri dari Baros dan ahli sufi Syamsuddin al<br />
Samatrani pada masa pemerintahan sultan Iskandar Muda. Aliran Syi&#8217;ah di<br />
kesultanan Aceh itu  pun kemudian dibasmi oleh para pengikut aliran Syafi&#8217;i<br />
yang dipimpin oleh Syaikh Nurrudin<br />
Ar-Raniri. Nurruddin adalah seorang ahli sunnah asal Gujarat yang mukim<br />
di Aceh sepeninggal sultan Iskandar Muda. Kitab-kitab ajaran tasawuf<br />
wujudiah (ajaran emanasi) yang berkonsep &#8220;saya adalah Tuhan&#8221; (ana al-haqq),<br />
dimusnahkan dengan cara dibakar.  </p>
<p>  Syafi&#8217;i di Malaka</p>
<p>  Berkat perkawinan putri sultan Zainul Abidin Bahian Syah dari Samudera/<br />
Pasai dengan sultan pertama Malaka Parameswara, aliran Syafi&#8217;i berkembang<br />
pesat di pantai barat Semenanjung. Parameswara ikut aliran Syafi&#8217;i dan<br />
berganti nama menjadi Megat Iskandar Syah pada 1414. Parameswara adalah<br />
pangeran terakhir dari kerajaan Sriwijaya yang dulunya beragama Budha.</p>
<p>  Syi&#8217;ah vs Wahabi di Minangkabau</p>
<p>  Aliran Syi&#8217;ah menjalar dari Aceh ke daerah Minangkabau, yang persebarannya<br />
dimulai sejak 1128. Pada waktu itu, laksamana Nazimudin Al-Kamil mengadakan<br />
gerakan militer dari pantai Aceh ke sungai Kampar Kanan dan Kiri, untuk<br />
menguasai hasil lada di daerah tersebut. Nazimudin gugur saat ekspedisi<br />
pada 1128. Daerah sungai Kampar dikuasai oleh pedagang-pedagang asing yang<br />
menganut aliran Syi&#8217;ah, dan disokong oleh dinasti Fathimiah di Mesir.<br />
Mereka ingin memonopoli hasil lada. Hasil lada itu diangkut ke bandar<br />
Perlak, terus dibawa ke pasaran Gujarat.</p>
<p>Pada 1513, Tuanku Burhanudin Syah di Pariaman yang dikuasai Aceh, mulai<br />
mengislamkan daerah Minangkabau secara intensif. Burhanudin adalah putra<br />
sultan Syamsul Syah dari Mahkota Alam, yang ikut mendirikan kesultanan<br />
Aceh. Para tokoh setempat dididik menjadi ulama yang kemudian akan<br />
menyebarkan ajaran Syi&#8217;ah di antara penduduk Minangkabau. Para pengajar<br />
didatangkan dari Kambayat, Gujarat. Pengawasan terhadap pendidikan ulama<br />
di Pariaman, sampai 1697, dilakukan oleh Tuanku Burhanudin Syah turun<br />
temurun. Sementara sebagian tidak senang dengan pengislaman yang dilakukan<br />
Tuanku Burhanudin Syah. </p>
<p>  Pada 1803, tiga tokoh beraliran Wahabi bermazhab Hambali, Haji Piobang,<br />
Haji Sumanik, dan Haji Miskin, membentuk gerakan pembersihan agama.<br />
Gerakan mereka disponsori oleh Abdullah ibn Saud di Riyadh. Sebagai catatan,<br />
ketiga haji tersebut pernah menjadi tentara di Turki. Timbullah ketegangan<br />
antara golongan kaum adat yang menganut aliran Syi&#8217;ah dan para pengikut gerakan<br />
Wahabi. Akhirnya mereka berhasil membasmi kaum Syi&#8217;ah di Minangkabau, nyaris<br />
tak tersisa. Di Irak, pada 1801, gerakan Wahabi juga sibuk memberantas kaum<br />
Syi&#8217;ah, dan berhasil merebut Karbala. Masjid-masjid Syi&#8217;ah dan makam-makam<br />
keturunan Hasan<br />
Husein, cucu Nabi Muhammad, dibumihanguskan. Pada 1802, tentara Wahabi<br />
di bawah pimpinan Abdullah ibn Saud, putra Abdul Aziz ib Saud, berhasil<br />
merebut kota Makah dan Madinah, serta mengusir tentara Turki dari<br />
jazirah Arab. Karena pembebasan kota Makah dan Madinah dari kekuasaan<br />
Turki yang beraliran Hanafi itu, maka gerakan Wahabi menjadi terkenal<br />
di dunia internasional. </p>
<p>  Ketiga haji asal Minangkabau yang ikut dalam pasukan Turki yang menduduki<br />
Makah dan Madinah, ditangkap kelompok Wahabi. Karena mereka adalah orang<br />
asing, bukan orang Turki, mereka tidak dibunuh. Ketiga orang tersebut<br />
segera diindoktrinasi dalam gerakan Wahabi, lalu melepas aliran Hanafi-nya.<br />
Sekembalinya dari Makah pada 1803, mereka membentuk gerakan Wahabi di<br />
Minangkabau.</p>
<p>Timbullah ketegangan antara golongan kaum adat yang menganut aliran Syi&#8217;ah<br />
dan para pengikut gerakan Wahabi. Puncaknya, meletuslah Perang Padri.<br />
Akhirnya mereka berhasil membasmi kaum Syi&#8217;ah di Minangkabau, nyaris<br />
tak tersisa.</p>
<p>  Penyebaran Mazhab Hambali dimulai tahun 1804 dengan pemusnahan<br />
keluarga Kerajaan Pagarruyung di Suroaso, yang menolak aliran baru<br />
tersebut. Hampir seluruh keluarga Raja Pagarruyung dipenggal<br />
kepalanya oleh pasukan yang dipimpin oleh Tuanku Lelo, yang nama<br />
asalnya adalah Idris Nasution. Hanya beberapa orang saja yang dapat<br />
menyelamatkan diri, di antaranya adalah Yang Dipertuan Arifin Muning<br />
Alamsyah yang melarikan diri ke Kuantan dan kemudian meminta bantuan<br />
Belanda. Juga putrinya, Puan Gadis dapat menyelamatkan diri, dan pada<br />
tahun 1871 menceriterakan kisahnya kepada Willem Iskandar. </p>
<p>  Syi&#8217;ah dan Syafi&#8217;i di Pulau Jawa</p>
<p>  Di Pulau Jawa, aliran Syi&#8217;ah mulai mendapat pasaran sejak berdirinya<br />
kesultanan Pajang pada pertengahan abad-16 di Jawa Tengah. Sebagai sultan<br />
pertama adalah Joko Tingkir (Sultan Hadiwijoyo). Wali Syaikh Siti Jenar atau<br />
Syaikh<br />
Lemah Abang adalah penganjur utamanya. Akibat ajarannya Syaikh Siti<br />
Jenar dibakar hidup-hidup  oleh para wali lainnya.  Syi&#8217;ah juga dipandang<br />
&#8216;mbalelo&#8217; karena tak mengakui keimanan dinasti Abasiyah dan Umayah yang aliran<br />
Sunni. </p>
<p>  Sementara usaha untuk memperluas aliran Syafi&#8217;i di pulau Jawa sampai akhir<br />
abad ke-15 tidak berhasil. Syaikh Maulana Ishak ditugaskan ke pulau<br />
Jawa. Ia singgah di Ngampel Denta dan bertemu dengan Sunan Ngampel.<br />
Dalam Serat Kanda dinyatakan dengan jelas bahwa Syaikh Ishak mendapat<br />
tugas untuk mengislamkan wilayah Blambangan, namun usaha itu tidak<br />
berhasil. Kemudian, ia kembali ke Malaka. Menurut Serat Kanda, Syaikh<br />
Ishak adalah paman Raden Rahmat alias Sunan Ngampel. Sedangkan Sunan<br />
Ngampel adalah pendatang dari Campa, putra Bong Tak Keng, dan aliran<br />
yang diikutinya ialah Hanafi. </p>
<p>  Hanafi di Pulau Jawa</p>
<p>  Islam aliran Hanafi berkembang di kesultanan Demak. Pada 1526, sultan<br />
Demak mengirim armada untuk menyerang Sembung (Cirebon) dan Sunda Kelapa<br />
(kini Jakarta). Armada Demak dipimpin oleh Fatahillah (Falatehan).<br />
Kin San alias Raden Kusen yang berusia 71 tahun ditunjuk sebagai juru<br />
bahasa. </p>
<p>  Karena agama Islam di pantai utara Jawa adalah aliran Hanafi, maka agama<br />
Islam itu tidak disebarkan melalui Selat Malaka dan rembesan dari Sumatra,<br />
baik menurut jalur pelayaran lama maupun baru. Penyambungnya adalah orang-orang<br />
Tionghoa, bukan langsung dari Turkestan, Bokhara dan Samarkand, dimana titik<br />
awal<br />
aliran Hanafi berkembang luas. </p>
<p>  Kesimpulan dari saya:<br />
  &#8211; Islam yang masuk ke Indonesia pada awalnya adalah dari berbagai macam<br />
aliran,<br />
bukan satu aliran saja.<br />
- Masuknya Islam ke Indonesia tidak semuanya dengan jalan damai, tapi melalui<br />
perebutan kekuasaan dan perang. Hal ini akibat keterkaitan yang erat dengan<br />
gerakan Islam politik.<br />
- Walau sesama pemeluk Islam, namun karena berbeda aliran, bisa saling<br />
menjatuhkan dengan menghalalkan segala cara.<br />
- Munculnya kesultanan-kesultanan Islam di wilayah Nusantara disponsori<br />
oleh kekuatan asing di Timur Tengah dan Turki, serta peran serta komunitas<br />
China muslim yang sudah lama mukim di Nusantara.</p>
<p>  Kini mayoritas masyarakat Indonesia memeluk Islam beraliran Sunni, dimana<br />
aliran lain tidak bisa berkembang dengan baik.  </p>
<p>  Sumber: Sebagian dicuplik dari buku &#8220;Runtuhnya Kerajaan Hindu dan timbulnya<br />
negara-negara Islam di Nusantara&#8221; karya Prof. Dr. Slamet Muljana<br />
(penerbit LKis, Yogyakarta)</p>
<p>  Apabila Anda ingin memiliki buku tersebut silakan kirim email ke:<br />
[EMAIL PROTECTED]</p>
<p>  (saya beli di Toko Buku Kalibata seharga Rp 37,000)</p>
<p>========================================</p>
<p>  Most Muslims in Indonesia are Sunni, although some follow other<br />
branches of Islam, including Shi&#8217;a. According to Shi&#8217;a headquarters<br />
in Jakarta, there are between 1 and 3 million Shi&#8217;a practitioners<br />
nationwide. In general, the mainstream Muslim community belongs to<br />
two orientations: &#8220;modernists,&#8221; who closely adhere to scriptural<br />
orthodox theology while embracing modern learning and modern<br />
concepts; and predominantly Javanese &#8220;traditionalists,&#8221; who are<br />
often followers of charismatic religious scholars and organized<br />
around Islamic boarding schools. The leading &#8220;modernist&#8221; social<br />
organization, Muhammadiyah, claims approximately 30 million<br />
followers while the largest &#8220;traditionalist&#8221; social organization<br />
claims 40 million.</p>
<p>  Indonesia International Religious Freedom Report 2005</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Do you Yahoo!?<br />
 Get on board. You&#8217;re invited to try the new Yahoo! Mail.</p>
<p>[Non-text portions of this message have been removed]</p>
<p>Urangawak &#8211; Forum silaturrahmi Urang Awak di mano sajo barado<br />
Anak nagari Minangkabau di rantau sarato nan di Ranah Minang<br />
Yahoo! Groups Links</p>
<p> To visit your group on the web, go to:<br />
    http://groups.yahoo.com/group/urangawak/</p>
<p> Your email settings:<br />
    Individual Email | Traditional</p>
<p> To change settings online go to:<br />
    http://groups.yahoo.com/group/urangawak/join<br />
    (Yahoo! ID required)</p>
<p> To change settings via email:<br />
    [EMAIL PROTECTED]<br />
    [EMAIL PROTECTED]</p>
<p> To unsubscribe from this group, send an email to:<br />
    [EMAIL PROTECTED]</p>
<p> Your use of Yahoo! Groups is subject to:<br />
    http://docs.yahoo.com/info/terms/</p>
<p>    *<br />
      [Urangawak] Kenapa aliran Syiah kok &#8220;tidak laku&#8221; di Indonesia? radityo djadjoeri<br />
          o [Urangawak] Kenapa aliran Syiah kok &#8220;tidak laku&#8221; di Indonesia? Radityo </p>
<p>    *<br />
      Kirimkan email ke</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=48&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2009/02/11/islam-di-minang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/46/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/46/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 05:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/46/</guid>
		<description><![CDATA[Lirik lagu Rossa Ft. Pasha Ungu &#8211; Terlanjur Cinta Posting lirik ini di blog anda waktu bergulir lambat merantai langkah perjalan kita berjuta cerita terukir dalam menjadi sebuah dilema mengertikah engkau perasaanku tak terhapuskan malam menangis tetes embun membasahi mata hatiku mencoba bertahan di atas puing2 cinta yang telah rapuh apa yang ku genggam tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=46&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Lirik lagu Rossa Ft. Pasha Ungu &#8211; Terlanjur Cinta</h3>
<p><a rel="nofollow external" href="bukapop();">Posting lirik ini di blog anda</a></p>
<p>waktu bergulir lambat merantai langkah perjalan kita<br />
berjuta cerita terukir dalam menjadi sebuah dilema<br />
mengertikah engkau perasaanku tak terhapuskan<br />
malam menangis tetes<br />
embun membasahi mata hatiku<br />
mencoba bertahan di atas puing2 cinta yang telah rapuh<br />
apa yang ku genggam tak mudah untuk<br />
aku lepaskan<br />
aku terlanjur cinta kepadamu<br />
dan telah kuberikan seluruh hatiku<br />
tapi mengapa kini baru kau pertanyakan cintaku<br />
aku pun tak mengerti<br />
apa salah dan kurangku padamu<br />
kini terlambat sudah untuk di persalahkan<br />
karna sekali cinta aku tetap cinta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=46&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/46/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/44/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/44/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 05:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/44/</guid>
		<description><![CDATA[Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki Download lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki gratis hanya untuk review lagu. Belilah kaset asli atau cd original Sheila On 7 dari album ost. love atau gunakan nada sambung pribadi Sheila On 7 agar meraka tetap bisa berkarya Lirik / [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=44&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- END HEADER.PHP --></p>
<h2 class="post-title"><a title="Sheila On 7 - Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki" href="http://gudanglagu.com/s/sheila-on-7/sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki/">Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</a></h2>
<div style="font-size:11px;">Download lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki gratis hanya untuk review lagu.<br />
<span style="text-decoration:underline;">Belilah kaset asli</span> atau <span style="text-decoration:underline;">cd original</span> <strong>Sheila On 7</strong> dari <strong>album ost. love</strong> atau <span style="text-decoration:underline;">gunakan nada sambung pribadi</span> Sheila On 7 agar <span style="text-decoration:underline;">meraka tetap bisa berkarya</span></div>
<div id="blokcontent" style="float:left;width:210px;"><a href="http://gudanglagu.com/s/sheila-on-7/sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki/#lirik">Lirik / Lyric</a><br />
 Chord dan Lirik Lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</p>
<p> <a href="http://gudanglagu.com/s/sheila-on-7/sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki/#youtube">Video Clip</a><br />
 Tonton Video Clip Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</p>
<p> <a href="http://gudanglagu.com/s/sheila-on-7/sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki/#comments">Review &amp; Pendapat</a><br />
 Komentar Penikmat musik terhadap lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</p>
<p> <a rel="external nofollow" href="http://gudanglagu.com/download.php?post=864&amp;dl=sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki.mp3&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ziddu.com%2Fdownloadfile%2F1765061%2FSheilaOnSeven_-_AnugerahTerindahyangPernahKumiliki.mp3.html" target="_blank">Download</a><br />
 Download mp3 lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</div>
<div><!-- Begin: KlikSaya.com --><br />
 <!-- End: KlikSaya.com --></div>
<div id="linkdl"><a rel="external nofollow" href="http://gudanglagu.com/download.php?post=864&amp;dl=sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki.mp3&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ziddu.com%2Fdownloadfile%2F1765061%2FSheilaOnSeven_-_AnugerahTerindahyangPernahKumiliki.mp3.html" target="_blank">Download via ziddu</a> |<a rel="external nofollow" href="http://gudanglagu.com/download.php?post=864&amp;dl=sheila-on-7-anugerah-terindah-yang-pernah-ku-miliki.mp3&amp;url=http%3A%2F%2Frapidshare.com%2Ffiles%2F133657437%2FSheila-On-Seven_-_Anugerah-Terindah-yang-Pernah-Kumiliki.mp3" target="_blank">Download via rapidshare</a> |</div>
<p><!-- Begin: KlikSaya.com --></p>
<p><!-- End: KlikSaya.com --></p>
<h3>Lirik lagu Sheila On 7 &#8211; Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki</h3>
<p><a rel="nofollow external" href="bukapop();">Posting lirik ini di blog anda</a></p>
<p>Melihat tawamu<br />
Mendengar senandungmu<br />
Terlihat jelas dimataku<br />
Warna &#8211; warna indahmu</p>
<p>Menatap langkahmu<br />
Meratapi kisah hidupmu<br />
Terlukis jelas bahwa hatimu<br />
Anugerah terindah yang pernah kumiliki</p>
<p>Sifatmu nan s’lalu<br />
Redakan ambisiku<br />
Tepikan khilafku<br />
Dari bunga yang layu</p>
<p>Saat kau disisiku<br />
Kembali dunia ceria<br />
Tegaskan bahwa kamu<br />
Anugerah terindah yang pernah kumiliki</p>
<p>* :<br />
Belai lembut jarimu<br />
Sejuk tatap wajahmu<br />
Hangat peluk janjimu</p>
<p>Back to * :</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=44&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/44/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>only u can</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/only-u-can/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/only-u-can/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 05:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Lirik lagu Tiket &#8211; Hanya Kamu Yang Bisa Posting lirik ini di blog anda Tanpa terasa kau curi hatiku Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku Berjuta rayuan yang pernah ku rasa Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku [#] Tapi semua berbeda Saat kau ada disini Mempesonakan aku selalu [##] Hanya kamu yang bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=42&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Lirik lagu Tiket &#8211; Hanya Kamu Yang Bisa</h3>
<p><a rel="nofollow external" href="bukapop();">Posting lirik ini di blog anda</a></p>
<p>Tanpa terasa kau curi hatiku<br />
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku<br />
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa<br />
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku</p>
<p>[#]<br />
Tapi semua berbeda<br />
Saat kau ada disini<br />
Mempesonakan aku selalu</p>
<p>[##]<br />
Hanya kamu yang bisa<br />
Membuat aku jadi tergila-gila<br />
Membuat aku jatuh cinta<br />
Karna tak ada yang lain sepertimu</p>
<p>[###]<br />
Berkali ku mencoba<br />
Berpaling dengan makhluk indah lainnya<br />
Namun tak pernah ku rasakan<br />
Bila seindah bercinta ku denganmu</p>
<p>Back to [#][##][###]</p>
<p>Back to [##][###]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=42&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/only-u-can/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/40/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/40/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 05:01:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/40/</guid>
		<description><![CDATA[Lirik lagu Sheila On 7 &#8211; Yang Terlewatkan Posting lirik ini di blog anda Kemana kau s’lama ini Hingga kalian kunanti Kenapa baru sekarang Kita dipertemukan Sesal tak ‘kan ada arti Karna semua t’lah terjadi Ini set’lah menjalani Sisa hidup dengannya Reff: Mungkin salahku… Melewatkanmu… Tak mencarimu… Sepenuh hati… Maafkan aku… Kesalahanku… Melewatkanmu… Hingga kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=40&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Lirik lagu Sheila On 7 &#8211; Yang Terlewatkan</h3>
<p><a rel="nofollow external" href="bukapop();">Posting lirik ini di blog anda</a></p>
<p>Kemana kau s’lama ini<br />
Hingga kalian kunanti<br />
Kenapa baru sekarang<br />
Kita dipertemukan</p>
<p>Sesal  tak ‘kan ada arti<br />
Karna semua t’lah terjadi<br />
Ini set’lah menjalani<br />
Sisa hidup dengannya</p>
<p>Reff:<br />
Mungkin salahku… Melewatkanmu…<br />
Tak mencarimu… Sepenuh hati…<br />
Maafkan aku…</p>
<p>Kesalahanku… Melewatkanmu…<br />
Hingga kau kini… Dengan yang lain…<br />
Maafkan aku…</p>
<p>Jika berulang kembali<br />
Kau tak akan terlewati<br />
Segenap hati kucari<br />
Dimana kau berada</p>
<p>Walau ku terlambat<br />
Kau tetap yang terhebat<br />
Melihatmu… Mendengarmu…<br />
Kaulah yang terhebat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=40&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/24/40/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mean of my love in you see</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/20/mean-of-my-love-in-you-see/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/20/mean-of-my-love-in-you-see/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 03:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Menjalin suatu hubungan asmara memang selalu memberikan kesan yang sangat indah dan anda harus mempertahankannya jika memang sudah sepadan. Karena cinta tidak akan pernah begitu indah jika tanpa persahabatan yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya adalah irreversible. Seorang kekasih yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Saat anda mencintai seseorang maka jangan pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=36&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjalin suatu hubungan asmara memang selalu memberikan kesan yang sangat indah dan anda harus mempertahankannya jika memang sudah sepadan.</p>
<p>Karena cinta tidak akan pernah begitu indah jika tanpa persahabatan yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya adalah irreversible.</p>
<p>Seorang kekasih yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Saat anda mencintai seseorang maka jangan pernah berharap bahwa seseorang itu akan mencintai anda dalam kapasitas yang sama. Satu diantara anda akan memberikan lebih dan yang lain akan dirasa kurang. Begitu juga dalam cinta, anda yang mencari dan yang lain akan menanti.</p>
<p>Jadi anda jangan pernah merasa takut untuk jatuh cinta karena akan begitu menyakitkan dan mungkin akan menyebabkan anda sakit atau bahkan menderita. Tapi jika anda tidak mengikuti kata hati maka akan menyebabkan anda akan menangis dan jauh lebih pedih lagi. Karena saat itu anda akan menyadari bahwa anda tidak pernah memberikan cinta itu sebuah jalan.</p>
<p>Sebenarnya cinta bukan hanya sekedar perasaan tetapi sebuah komitmen. Memang perasaan bisa datang dan pergi begitu saja tetapi cinta tidak harus berakhir bahagia karena cinta tidak harus berakhir.</p>
<p>Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan karena cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran tetapi dari hati yang paling dalam.</p>
<p>Saat anda mencintai seseorang sebaiknya anda jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan karena jika anda berpikir seperti itu maka anda bukan mencintai tetapi berinvestasi.</p>
<p>Mencintai seseorang maka anda harus siap untuk menerima penderitaan. Karena saat anda mengharapkan cinta mampu membahagiakan anda maka anda bukan mencintai tetapi memanfaatkan.</p>
<p>Akan lebih baik jika anda kehilangan harga diri dan ego anda bersama seseorang yang anda cintai daripada kehilangan seseorang yang anda cintai. Karena memang mempertahankan ego tidak akan berguna untuk diri anda.</p>
<p>Janganlah anda mencintai seseorang seperti bunga karena bunga akan mati saat musim berganti. Cobalah anda cintai mereka seperti sungai karena sungai akan mengalir selamanya.</p>
<p>Apabila cinta meninggalkan hati anda memang rasanya seperti serpihan kaca yang menyakitkan hati anda. Tetapi tancapkan dalam pikiran anda bahwa akan ada seseorang yang bersedia menyembuhkan luka anda dan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca tersebut agar hidup anda kembali utuh. Jadi berjuanglah untuk mendapatkan cinta sejati anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=36&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/20/mean-of-my-love-in-you-see/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/35/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/35/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 07:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/35/</guid>
		<description><![CDATA[Ingatlah aturan sederhana tentang kebahagiaan : 1. Bebaskan dirimu dari kebencian 2. Bebaskan dirimu dari kecemasan 3. Hiduplah sederhana 4. Berilah lebih banyak 5. Berharap lebih sedikit 6. Tersenyum<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=35&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Ingatlah aturan sederhana tentang kebahagiaan :</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Bebaskan dirimu dari kebencian</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Bebaskan dirimu dari kecemasan</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hiduplah sederhana</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berilah lebih banyak</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berharap lebih sedikit</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tersenyum</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=35&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/35/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>fall</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/fall/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/fall/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 07:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[atuh Cinta, berjuta rasanya, dibelai, dipegang, amboi rasanya.. Jatuh Cinta berjuta indahnya, tertawa, menangis karena jatuh cinta.! Oh asyiknya&#8230;! Suara Eddy Silitonga sangat enak terdengar kala mendendangkan syair lagu tadi. Aneh. Kenapa menggunakan istilah &#8216;jatuh&#8217; cinta? Kenapa tidak memakai istilah &#8216;mendapat&#8217; cinta? Apakah makna kata &#8216;jatuh&#8217; mengartikan bahwa cinta itu tiba-tiba jatuh di mana saja, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=33&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>atuh Cinta, berjuta rasanya, dibelai, dipegang, amboi rasanya..</p>
<p>Jatuh Cinta berjuta indahnya, tertawa, menangis karena jatuh cinta.!<br />
Oh asyiknya&#8230;!</p>
<p>Suara Eddy Silitonga sangat enak terdengar kala mendendangkan syair lagu tadi. Aneh. Kenapa menggunakan istilah &#8216;jatuh&#8217; cinta? Kenapa tidak memakai istilah &#8216;mendapat&#8217; cinta? Apakah makna kata &#8216;jatuh&#8217; mengartikan bahwa cinta itu tiba-tiba jatuh di mana saja, tanpa kenal waktu, usia, dan latar belakang seseorang? Atau apakah &#8216;jatuh&#8217; berarti orang yang kejatuhan cinta ini tidak bisa mengelak atau menolak?</p>
<p>Semua orang berhak &#8216;kejatuhan&#8217; cinta, Tetapi, tiap orang akan mendapat dan menerima cinta dengan berlainan kualitasnya. Cinta, seperti apa yang kita serahkan pada orang yang kita cintai? Juga, cinta yang berkualitas, seperti apa yang kita terima dari orang yang mengaku mencitai kita?</p>
<p>Jatuh cinta, apakah ini murni suatu proses yang mengacu pada perasaan saja? Atau, ada logika yang harus ditajamkan? Banyak dari kita menganggap, jatuh cinta merupakan kejadian di mana sese-orang tidak bisa berpikir lagi secara logis. Maka muncul guyonan &#8220;Kalau cinta sudah melekat, kotoran kambing pun serasa cokelat&#8221;</p>
<p>Masih soal kualitas, benarkah cinta pada pandangan pertama hanya ketertarikan fisik belaka? Apakah benar kita bisa mencintai seseorang pada pandangan pertama?</p>
<p>Kita menyukai seseorang kemudian ingin bertemu lagi dan bertemu lagi. Akhirnya perasaan kangen yang begitu dahsyat, membawa kita pada kecanduan ingin selalu bersama. Setelah itu, berlanjut dengan saling mengenal antarjiwa, apa saja kesukaaannya dan apa saja yang bisa menarik perhatiaannya. Jadi, memang tidak mungkin kita mencintai seseorang begitu melihatnya. Apalagi, tidak ketahuan asal-usulnya, tahu-tahu cinta dengan begitu saja. Cinta tidak menyerang tiba- tiba, tetapi efek ketertarikan membuat cinta tumbuh.</p>
<p>Dengan kenyataan ini, bisa disimpulkan bahwa jatuh cinta merupakan proses emosi yang kompleks. Agar cinta bisa tumbuh dan berkembang, maka cinta membutuhkan waktu berproses. Benar kata-kata dalam lagu Eddy Silitonga, yang menjelaskan jatuh cinta itu suatu proses, di mana kita merasa senang disentuh, dibelai, dan bisa tertawa juga menangis bersama.</p>
<p>Fenomena jatuh cinta, merupakan proses kematangan jiwa yang lengkap. Dalam berproses, tidaklah cukup hanya merasa senang dengan segala perasaaan tertarik ke arah kebutuhan biologis belaka. Jiwa kita menjadi matang dalam berproses jika kita memberi waktu, untuk mengenal lebih dalam, maka akal sehat harus tetap digunakan.</p>
<p>Ketika kita dalam kondisi jatuh cinta, sebaiknya kita respek dengan rambu-rambu yang ada. Jika menyepelekannya, itu bukan pertanda kita jatuh cinta kepada seseorang, tetapi sinyal kebodohan dalam suatu hubungan yang berawal dari ketertarikan. Tertarik kepada seseorang, banyak alasanya, tapi yang pertama terlihat adalah hal yang kasat mata, maka logika akan memberi sinyal untuk akal sehat kita tetap jernih.</p>
<p>Banyak hal terjadi saat mabuk cinta, kita mengidealkan kekasih kita, bukan melihatnya secara realistis, dan ini bom waktu untuk relasi selanjutnya. Jatuh cinta memang mengasyikan, memabukkan, tetapi harus bisa menerapkan logika dalam menjalani proses yang sedang terjadi, agar tidak menjadi kacau pada tahap selanjutnya yaitu menuju niat membangun hidup bersama dalam pernikahan.</p>
<p>Proses jatuh cinta itu menjadi indah dan bermakna untuk kesejahteraan hidup selanjutnya, jika kita mampu menyeimbangkan logika dan perasaaan, maka menghasilkan bukan saja cinta, tetapi cinta kasih.</p>
<p>Kasih, merupakan pengikat yang sempurna dalam relasi cinta, bukan saja antarpasangan, tetapi juga antarindividu. Cinta kasih bisa digambarkan melalui, apa yang dilakukan dan apa yang tidak dilakukan tanpa paksaan, tanpa tekanan dari pihak lain. Cinta kasih bukan ego yang menuntut, tetapi suatu penyerahan kasih sayang dengan kerelaan hati.</p>
<p>Cinta kasih membantu seseorang untuk menahan segala tekanan yang dialami dalam pernikahan. Cinta kasih mampu membuat seseorang menaruh kepercayaan kepada yang lain.</p>
<p>Cinta kasih mampu memaklumi seseorang pada saat orang yang kita kasihi sedang lemah dan berbuat salah. Orang yang mencintai dengan segenap batinnya akan senantiasa memberi kebebasan untuk orang yang dicintainya, memilih dan memiliki kebahagiaan dengan caranya sendiri.</p>
<p>Banyak orang terjebak ingin menguasai kekasih, membatasi pergaulannya, mengatur seleranya berbusana, atau malah berkebalikan yakni menjadi pihak yang selalu mengalah, berbuat apa saja yang diharuskan sang kekasih. Kondisi seperti ini, memberi makna bahwa kita belum siap memberi dan menerima kedatangan &#8216;cinta&#8217; di mana masing-masing pihak masih bersikeras menggunakan cara sendiri.</p>
<p><strong>Cinta Tidak Buta</strong></p>
<p>Kenyataan di lapangan mengungkapkan bahwa cinta itu tidak buta, tetapi nafsulah yang buta. Di sinilah terlihat beda antara cinta dan nafsu. Banyak pernikahan terjadi didasari nafsu ketertarikan seketika, tetapi diberi label &#8216;cinta&#8217;. Maka, lahirlah kalimat, cinta pada pandangan pertama!</p>
<p>Waktu kita jatuh cinta, segala hal yang negatif disembunyikan.<br />
Sejalan dengan waktu, hal yang tersembunyi ini menjadi masalah di kemudian hari, ketika tak ada tempat lagi untuk menyembunyikannya.</p>
<p>Suatu ketika kita sadar bahwa karakter pasangan kita banyak kekurangan sehingga membuat ketidakcocokan hidup bersama, lalu masalah lain pun menumpuk. Apakah persoalan relasi antarpasangan itu tadi bisa diatasi dengan cinta belaka? Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Maka, cinta saja tidak cukup. Harus menjadi cinta kasih untuk lebih kuat.</p>
<p>Cinta tidak melenyapkan semua masalah. Banyak orang berpikir, jika kita mempunyai cinta, maka segala masalah akan teratasi. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit relasi. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih lebih berani dalam bertindak dan tahan dalam berjuang menghadapi masalah yang ada.</p>
<p>Sangat berbahaya bila kita jatuh cinta berdasarkan menyukai kekasih hanya sebatas fisik, walaupun kita sadar, banyak hal dari dirinya yang kita tidak suka, tidak cocok. Jika kita tergila-gila kepada seseorang hanya karena senang ketika kontak fisik, maka itu bukan jatuh cinta, tetapi hanya nafsu belaka.</p>
<p>Cinta yang tidak buta, sadar akan kekurangan kekasihnya tetapi karena ada cinta di hatinya maka dia bisa mengatasinya dengan berusaha menerima dan memberi toleransi yang besar dengan harapan sang kekasih bisa berubah. Berdasarkan perasaan cinta yang besar, maka keinginan-keinginan tersebut, haruslah didasari dengan maksud baik.</p>
<p>Cinta yang tidak buta, tidak akan memberitahu kekurangan kekasih dengan geram, marah membenci, cinta tidak merasa jijik, cinta tidak mencaci, dan mengungkit-ungkit masa lalu. Tetapi, dengan cinta kita mengingatkan, memberi nasihat, memberi ruang agar sang kekasih menyadari keburukannya, dan mau berubah karena kesadarannya sendiri.</p>
<p>Nafsu bisa membutakan! Banyak orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu, sangat tergila-gila dengan kontak fisik, kecanduan seks pranikah, maka saat menikahinya, menerima saja kekurangan kekasihnya, tanpa keinginan memperbaiki. Hubungan yang didasari nafsu akan cepat jenuh, ketika kekurangan sang kekasih, semakin hari semakin terlihat dan kita lebih kritis untuk menuntut perubahan.<br />
Ketika perubahan tidak juga didapat kita mengkhayal akan datang orang lain yang menggantikannya dan berusaha meninggalkannya. itulah akhir dari pernikahan yang berlandaskan nafsu bukan cinta kasih.</p>
<p>Pernikahan memungkinkan bagi banyak pasangan untuk saling melayani dan saling mengasihi dengan demikian pernikahan makin dikekalkan oleh cinta kasih, sama-sama berusaha menjadi pemberi kebahagiaan pada masing-masing pasangannya.</p>
<p>Sama-sama menghargai kekurangan yang ada, dan sama-sama memberi waktu untuk memperba- iki diri, tidak gengsi untuk meminta maaf jika berbuat salah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=33&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/fall/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kebiasaan buruk yang merusak otak</title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/kebiasaan-buruk-yang-merusak-otak/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/kebiasaan-buruk-yang-merusak-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 07:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[fi<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=31&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span>.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tidak mau sarapan</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Banyak orng menepelekan sarapan, padahal tidak mengkonsumsi makan pagi hari menyebabkan turunya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemampuan otak</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Kebanyakan makan</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh darah otak yang biasanya menuntun kita pada menurunya kekuatan mental.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merokok</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan bagi otak kita. Bayangkan otak kita bisa<span> </span>menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak heran diwaktu tua kita rawan Alzheimer.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Terlalu banyak mengkonsumsi gula</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Polusi udara</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlaalu lama berada di lingkungan berpolusi membuat kerja otak tidak efisien</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Kurang tidur</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Memberikan kesempataan untuk berisrirahat. Sering melupakan tidur justru membuat sel otak mati kekekahan.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Menutup kepala ketika sedang tidur</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan yang buruk<span> </span>yang sangat berbahaya karena karbon dioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran jika lama-kelamaan otak menjadi rusak.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>8.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit kuga memperparah ketidakefektifan otak.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>9.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Kurangnya stimulasi otak</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>10.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Jarang berbicara</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.75in;text-align:justify;">Percakapan intelektual biasanya membuat efek bagus pada kerja otak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=31&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/kebiasaan-buruk-yang-merusak-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/30/</link>
		<comments>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/30/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 07:54:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mekartitikaquars</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/30/</guid>
		<description><![CDATA[fismanaga<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=30&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemuda adalah orang-orang yang berlari menempa ketaqwaan, berlari dan berpacu dengan jiwa-jiwa mereka, mereka adalah orang-orang mujahid linafsi, mereka adalah orang-orang yang berlari mengoptimalkan potensi diri, mereka adalah orang-orang yang berlari merekrut sebanyak-banyaknya pendukung dakwah, dan mereka adalah orang yang memerankan diri seraya berebut mempersembahkan jiwa-jiwa mereka bagi tegaknya islam. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah berpangku tangan dan mereka orang-orang yang tidak pernah menyerah, apalagi kalah terhadap kemungkaran. Dan merreka adalah para pembelajar sejati.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Satu hari Plato bertanya pada gurunya, <em>“Apa itu cinta…?”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><em>“Bagaimana saya bisa menemukanya…?”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya menjawab, <em>“ Ada ladang gandum yang luas di depan sana, berjalanlah kamu dan tanpa boleh kamu mundur kembali,kemudian ambil satu ranting saja. Jika kamu telah mengambil ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Plato pun berjalan dan tidak berapa lama dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya bertanya, <em>“Mengapa kamu tidak membawa satu saja?”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><em>“Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana. Jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan tadi tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya.”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya kemudia menjawab, <em>“Jadi ya itulah cinta”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya.<em> “ Apa itu perkawinan?”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><em>“Bagaimana saya bisa menemukannya”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya pun menjawab <em>“Ada hutan yang subur di depan sana, berjalanlah tanpa kamu boleh mundur kembali menoleh dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu sudah menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu arti perkawinan”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Plato pun berjalan dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya bertanya <em>“Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu…?”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Plato menjawab <em>“Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajahi setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi kesempatan ini, aku lihat pohon ini dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini, Aku tidak mau kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya.”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">Gurunya pun menjawab, <em>“ Dan ya itulah perkawinan.”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><strong>Catatan kecil :</strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Cinta itu semakin dicari semakin tidak ditemukan…</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Cinta adanya dilubuk hati yang paling dalam, ketika dapat menahan keinginan dan pengharapan yang lebih.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Ketika pengharapan dan keinginan berlebihan akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan…</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Tiada sesuatupun yang didapat dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Terimalah cinta apa adanya…</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mekartitikaquars.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mekartitikaquars.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mekartitikaquars.wordpress.com&amp;blog=5512830&amp;post=30&amp;subd=mekartitikaquars&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mekartitikaquars.wordpress.com/2008/12/06/30/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1604b231209477871b7b814dc186192f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mekartitikaquars</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
